Home News Pidato di PBB, Presiden Prabowo Kecam Kekerasan di Gaza, Desak Perdamaian
News

Pidato di PBB, Presiden Prabowo Kecam Kekerasan di Gaza, Desak Perdamaian

Share
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan penghentian perang di Gaza dan mendesak pengakuan penuh terhadap Palestina saat menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025) dini hari waktu Indonesia. (the jakarta post)
Share

CENGOS.IN – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan penghentian perang di Gaza dan mendesak pengakuan penuh terhadap Palestina saat menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025) dini hari waktu Indonesia.

Dalam forum tertinggi diplomasi global yang berlangsung di Markas Besar PBB, Presiden Prabowo menyoroti kondisi kemanusiaan di Gaza yang disebutnya sebagai tragedi tak tertahankan. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas ribuan korban jiwa yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

“Tragedi yang sedang berlangsung dan tak tertahankan di Gaza, ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak telah terbunuh,” sebut Prabowo.

“Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita,” dia menambahkan.

“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa,” kata Presiden.

“Kita harus mengakui Palestina. Sekarang, kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo juga menekankan pentingnya solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina dan Israel.

Sidang Majelis Umum PBB kali ini juga menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin negara-negara berkembang (Global South). Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia membawa misi besar, yakni mendorong reformasi tata kelola global demi terciptanya keadilan dan kesetaraan dalam hubungan internasional.

PBB akan melanjutkan Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Konferensi ini diketuai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, dengan tujuan menggalang dukungan konkret untuk penerapan solusi tersebut

Loading

Facebook Comments Box
Share